Kandidat Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao dari Paket Lontar Malole, nampak mengacungkan dua jari mereka dihadapan massa pendukung fanatik Lontar Malole dalam Kampanye Akbar Lontar Malole yang berlangsung di lapangan sepakbola Desa Siomeda, Kec. Rote Tengah, Jum'at siang 22 November 2024
BA’A | NemberalaNews.com – Terkait berita palsu atau berita hoaks yang tersebar di media sosial Facebook, group ARAK (Anak Rote Anti Korupsi), pada Senin 9 Desember 2024, Vicoas T.B. Amalo atau yang dikenal dengan panggilan Vico Amalo mengaku tidak pernah diwawancarai oleh wartawan media online News-Daring.com
“Ga pernah ketemu dan ga pernah diwawancarai, bahkan kami tidak pernah menggelar konferensi pers di Kupang seperti yang disebutkan di dalam berita tersebut,” ungkap Vico Amalo saat dihubungi NemberalaNews.com melalui sambungan telepon WhatsApp pada Senin malam
Menurut Cabup RoteNdao nomor urut 2 yang diusung paket Lontar Malole ini, dia mengatakan tidak pernah menggelar konferensi pers di Kupang, terkait Pilkada Rote Ndao 2024 yang baru saja selesai. “Selama di Kupang kemarin, hanya ada kegiatan di rumah duka keluarga dekat dan tidak bertemu dengan wartawan atau pun menggelar konferensi pers terkait sengketa Pilkada”, terangnya.
Vico Amalo juga menjelaskan bahwa terkait berita hoaks tersebut ia akan berkonsultasi dengan penasehat hukumnya dan akan menempuh langkah-langkah hukum sesuai dengan UU No. 40 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.
Sebagai pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan tersebut Vico Amalo menyerahkan langkah hukum tersebut kepada penasehat hukumnya untuk mengadukan sengketa pers tersebut kepada Dewan Pers.
“Kita akan mengadukan ke Dewan Pers sembari meminta kepada redaksi News-Daring.com untuk memuat Hak Jawab sesuai dengan Pedoman Hak Jawab dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang wajib dipatuhi oleh seluruh perusahaan pers di negeri ini tanpa kecuali”, pungkasnya.(Bud)




