
Yeskiel Nalle Warga Desa Lekik Kecamatan Rote Barat Daya. (Foto: Sergius S. Tobuawen).
LEKIK | Nemberalanews.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rote Ndao, Mersianus Tite, mengunjungi Desa Lekik, Kecamatan Rote Barat Daya, dalam rangka pelaksanaan program masa reses ketiga di akhir Desember 2025.
Selama kunjungan tersebut, masyarakat secara langsung menyampaikan berbagai kebutuhan utama yang menjadi prioritas untuk pengembangan daerah. Menurut warga Dusun Sutihu, Desa Lekik, Yeskiel Nalle, terdapat tiga hal penting yang menjadi perhatian utama masyarakat.
“Kebutuhan kami di Desa Lekik ada tiga hal yang penting, pertama masalah jalan, jembatan; kedua, air bersih dan yang ketiga masalah pertanian yaitu traktor ,” ujar Yeskiel saat ditemui Nemberalanews.com pada Senin (15/12/2025)
Sebelumnya, aspirasi ini sudah disampaikan kepada Mersianus Tite dengan harapan bisa ditindaklanjuti ke Pemerintah Daerah (Pemda) Rote Ndao. Kebutuhan khusus yang paling mendesak menurut Yeskiel adalah air bersih.
“Dari sejak nenek moyang kami memang susah air bersih, jadi lewat bapak Mersianus Tite ini bisa menyuarakan kebutuhan kami ke pemerintah untuk membantu kami,” tambahnya.
Kekurangan akses air bersih telah lama menjadi masalah yang menghambat kesejahteraan warga sehari-hari. Di sisi lain, masalah jembatan yang menghubungkan Desa Lekik dengan jalan raya umum juga menjadi kendala signifikan, terutama pada musim hujan.
Sementara Yandre Nalle menambahkan bahwa posisi jembatan yang berada di bawah kaki gunung membuatnya sering terendam banjir ketika musim hujan tiba. “Aktivitas warga terkendala terutama anak sekolah, warga yang harus menunggu airnya surut baru bisa menyeberang,” ungkap Yandre.
Dengan kehadiran Mersianus Tite di desa Lekik ini, warga mengajak untuk memperjuangkan aspirasi tentang jembatan tersebut ke pemerintah.
“Aspirasi kami tentang jembatan tadi, mohon supaya bapak memperjuangkan ke pemerintah,” lanjut Yandre, sambil mengucapkan harapan agar semua kebutuhan yang disampaikan bisa segera mendapatkan tanggapan yang konkret dari pihak berwenang.(*)


