Mersianus Tite
NDAO | Nemberalanews.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rote Ndao, dari fraksi partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) Mersianus Tite, menyampaikan rasa hormat yang tinggi namun sekaligus keprihatinan mendalam terhadap para tenaga medis di UPTD Puskesmas Ndao. Menurutnya, para petugas kesehatan ini adalah pahlawan yang rela meninggalkan kenyamanan dan keluarga demi melayani masyarakat di wilayah yang memiliki banyak keterbatasan, namun pengabdian besar itu seolah tidak mendapatkan perhatian dan penghargaan yang layak.
“Mereka bekerja sekuat tenaga setiap hari, menanggung tanggung jawab yang sangat besar, dan seringkali harus menangani berbagai tugas sekaligus karena kekurangan staf. Tapi apa balasannya? Tambahan tenaga tidak ada, insentif yang pantas sulit diperoleh, bahkan fasilitas dasar pun tidak terpenuhi. Tidak mengherankan jika akhirnya mereka merasa tidak sanggup lagi dan terpaksa menutup layanan,” jelas Mersianus kepada Nemberalanews.com, Jumat (1/5/2026).
Politisi Hanura ini menegaskan, situasi ini membuktikan bahwa wilayah kepulauan masih dianggap kurang berprioritas. Kebijakan yang dibuat seringkali hanya bagus di atas kertas namun sulit dieksekusi di lapangan, seolah nasib warga dan tenaga medis di daerah terpencil adalah hal sampingan yang bisa ditunda atau diabaikan.
Oleh karena itu, ia menuntut pemerintah bertindak cepat dengan menambah tenaga medis, memberikan insentif yang menarik, melengkapi fasilitas, dan memastikan anggaran tepat sasaran. “Penutupan ini harus menjadi peringatan keras. Jika tidak ada perubahan, lebih banyak tenaga medis yang akan kecewa dan masyarakat yang kehilangan haknya. Saya berharap pemerintah membuktikan komitmennya agar tidak ada satu pun warga yang tertinggal,” tutupnya.(*)


