
Tampilan Depan Puskesmas Ndao (Foto: Doc. Puskesmas Ndao).
NDAO | Nemberalanews.com – Kondisi pelayanan kesehatan di Puskesmas Ndao, yang melayani lima desa di wilayah Kecamatan Ndao Nuse, kawasan pulau terluar Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, hingga kini masih memprihatinkan. Saat ini, hanya ada tiga orang perawat yang harus menanggung seluruh beban pelayanan, mulai dari rawat jalan, rawat inap, hingga penanganan gawat darurat, tanpa adanya tambahan tenaga baru.
Pada Selasa, 19 Mei 2026, tenaga kesehatan yang bertugas menyampaikan kekecewaannya kepada awak media. Dirinya menegaskan bahwa sampai hari ini, belum ada satu pun petugas baru yang dikirim ke lokasi, dan pihaknya sama sekali belum menerima kejelasan informasi mengenai tindak lanjut dari rekomendasi dewan tersebut.
“Sampe ini hari belum ada tenaga baru yang datang di Ndao dan sonde (dibaca tidak) ada info apa-apa,” ungkapnya.
Lebih jauh para nakes menceritakan beban berat yang harus dipikul bersama rekannya. Meski kekurangan tenaga, pelayanan tetap dipaksakan berjalan sebagaimana mestinya. Akibatnya, ketiga perawat ini terpaksa merangkap berbagai tugas dan mengatur jadwal kerja secara tidak wajar untuk menutupi kekosongan yang ada. Situasi ini membuat jam kerja mereka kerap melampaui batas standar yang ditetapkan.
“Pelayanan tetap berjalan, tapi kami ini rangkap kerja karena kurang tenaga. Kami berbagi waktu untuk isi kekosongan, jadi ada waktunya satu orang harus piket lebih dari 8 jam untuk isi kekosongan bergantian dengan teman yang lain. Entah sampe kapan begini terus…..,” keluh mereka panjang lebar, seraya menyuarakan ketidakpastian nasib pelayanan kesehatan di pulau terluar ini.
Nemberalanews.com, Sabtu, (16/5/2026) telah berupaya meminta tanggapan kepada Kepala Puskesmas Ndao, Stanislaus Pon, A.Md.Kep., melalui pesan singkat. Pesan tersebut telah dibaca, namun hingga berita ini diturunkan, tidak ada balasan maupun penjelasan yang disampaikan kepada awak media terkait permasalahan krusial ini.
Hingga pemberitaan ini ditayangkan, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui Dinas Kesehatan belum juga menerjunkan tenaga perawat tambahan ke lokasi.(*)





