
Distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Dapur SPPG Nemberala kepada penerima manfaat Posyandu 1 Mawar, Desa Nemberala, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin, 16 Februari 2026. (Foto: Dok. SPPG Nemberala)
NEMBERALA | nemberalanews.com – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nemberala yang beroperasi di Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur, melaporkan peningkatan signifikan jumlah penerima manfaat Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Unit ini juga tetap menjalankan pelayanan untuk Posyandu 1 Mawar Desa Nemberala.
Jumlah penerima manfaat saat ini mengalami kenaikan dibandingkan awal pelayanan yang dimulai pada Jumat (9/1/2026), yang hanya melayani 1.603 siswa dari empat Sekolah Dasar (SD), dua Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan satu Sekolah Menengah Atas (SMA).
Sebagaimana diberitakan media ini pada Jumat (6/2/2026), SPPG Nemberala pada tahap itu meliputi 14 institusi pendidikan dengan total 1.995 penerima manfaat.
Kepala SPPG Nemberala, Jacinda Lunga Lado, S.E., menyampaikan informasi terkait peningkatan tersebut kepada nemberalanews.com pada Senin (16/2/2026). Menurutnya, telah dilakukan penambahan penerima manfaat dari tiga sekolah dan satu posyandu. Adapun institusi yang ditambahkan adalah SD Negeri Satap Bo’a (141 siswa), SMP Negeri Satap Bo’a (72 siswa), SMK Negeri 1 Rote Barat (230 siswa), serta Posyandu Mawar Desa Nemberala (46 anak).
Dengan penambahan tersebut, total penerima manfaat MBG, gagasan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui Badan Gizi Nasional (BGN) meningkat menjadi 2.484 orang.
Walaupun tengah masa libur nasional, pelayanan MBG untuk Posyandu Mawar tetap berjalan sesuai jadwal setiap Senin dan Kamis. Pada Senin (16/2/2026) ini, penerima manfaat menerima porsi makanan yang cukup untuk tiga hari ke depan, sementara pengantaran berikutnya akan dilakukan pada hari Kamis.
Selain itu, pelayanan untuk total 17 sekolah, 1 posyandu yang saat ini ditangani SPPG Nemberala akan mengalami penyesuaian, dimana sebagian akan dialihkan ke Dapur SPPG Oenitas yang akan beroperasi juga di Kecamatan Rote Barat.
Di sisi lain, Jacinda menambahkan bahwa program tersebut belum menjangkau seluruh wilayah di Kecamatan Rote Barat. “Belum semua, masih Desa Mbueain, dan Oelolot yang belum terlayani,” kata Kepala SPPG Nemberala.(*)




