
Cuaca Ekstrem Angin bercampur Hujan mengguyur Rote Barat dan sekitarnya (Foto: SST, Senin, 2/3/2026).
NEMBERALA | nemberalanews.com – Wilayah Desa Nemberala dan seluruh Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Senin (2/3/2026) diliputi awan bergelombang dengan variasi warna dari hitam pekat hingga putih keruh, kondisi yang berlangsung dari pagi hingga malam hari. Pantauan lapangan menunjukkan bahwa hujan yang bercampur dengan angin terus menguyur wilayah tersebut dan sekitarnya.
Kondisi cuaca ini selaras dengan peringatan resmi yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Eltari Kupang.
Kepala Stasiun Meteorologi Sti Nenot’ek, S.Si., M.Si., menyampaikan bahwa peringatan dini cuaca untuk wilayah NTT berlaku pada periode 02 hingga 04 Maret 2026, mulai pukul 08.00 WITA hingga pukul 08.00 WITA hari berikutnya.
Dalam rilis yang diterbitkan di Kupang pada Senin (2/3/2026), diterima nemberalanesws.com, Sti menjelaskan bahwa pada tanggal 02 Maret 2026, Kabupaten Rote Ndao termasuk dalam kategori Waspada (Hujan Sedang-Lebat), bersama dengan Kupang (Kabupaten dan Kota), Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Ende, Lembata, Sikka, Flores Timur, Sumba Timur, Malaka, Belu, TTU, TTS, Sabu Raijua, dan Sumba Barat Daya.
“Wilayah yang perlu Siaga (Hujan Lebat-Sangat Lebat) mencakup Manggarai, Kabupaten Kupang, dan Sikka. Selain itu, seluruh Kabupaten dan Kota di NTT mendapatkan peringatan terkait angin kencang,” ujarnya.
Untuk tanggal 03 Maret 2026, kategori Waspada tetap mencakup Rote Ndao, dengan penambahan wilayah seperti Alor dan Sumba Barat. Wilayah Siaga diperbarui menjadi Kabupaten Kupang dan Sumba Barat Daya, sementara peringatan angin kencang tetap berlaku untuk seluruh wilayah NTT.
Pada tanggal 04 Maret 2026, Rote kembali masuk dalam zona Waspada bersama Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Alor, Kota Kupang, Sabu Raijua, Kabupaten Kupang, TTU, Belu, dan Sumba Barat Daya. Wilayah Siaga meliputi Kabupaten Kupang serta sejumlah daerah di Pulau Flores yaitu Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Ende, Sikka, dan Flores Timur. Peringatan angin kencang juga tetap diberlakukan secara luas.
Kondisi cuaca ekstrem ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer kompleks, antara lain Musim Monsun Asia, fenomena La Nina, Gelombang Atmosfer Low, Madden-Julian Oscillation (MJO), dan aktivitas gelombang equator Rossby.
Kelembaban udara yang tinggi, berkisar antara 70% hingga 90% pada lapisan 850 hingga 700 mb, serta adanya sistem tekanan rendah di wilayah Australia bagian Utara dan Barat Laut menjadi pendukung utama pertumbuhan awan hujan di wilayah NTT.
Layanan informasi cuaca 24 jam dapat diakses melalui nomor telepon (0380) 881613 atau whatsApp 0811-340-4264, serta melalui aplikasi INFO BMKG yang tersedia untuk diunduh di App Store dan Play Store.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak hujan sedang hingga sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang, yang berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir, atau kerusakan pada infrastruktur.(*)




