
Kapolsek Rote Barat, IPDA I Gusti Ngurah Wira Setyawan, S.H., (Foto Sergius S. Tobuawen).
BA’A | Nemberalanews.com – Polemik jalan di Desa Bo’a, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), terus memanas! Menyikapi situasi ini, Ipda I Gusti Ngurah Wira Setyawan, S.H., selaku Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Rote Barat, mengeluarkan imbauan kepada masyarakat Desa Bo’a dan seluruh wilayah Rote Barat.
“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Desa Bo’a dan Rote Barat untuk tetap tenang sampai hari Senin, 3 November 2025. Hal ini penting agar rekomendasi peninjauan langsung yang merupakan kesepakatan dalam RDP di Jalan Desa Bo’a Oemau dapat terlaksana dengan baik,” tegas Ipda Wira usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Rote Ndao, Rabu (29/10/2025).
Imbauan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran rekomendasi peninjauan langsung lokasi yang disepakati dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait permasalahan jalan di Desa Bo’a. Rekomendasi yang mana telah dibacakan oleh Wakil Ketua I DPRD Rote Ndao, Denison Moy, S.T.
Lebih lanjut, Kapolsek Rote Barat menekankan pentingnya menjaga situasi yang kondusif selama proses pencarian solusi. “Selagi pemerintah dan pihak-pihak terkait mencari solusi, sebaiknya masyarakat menjaga keamanan ketertiban supaya kondisi ini tetap kondusif. Kita bisa mencari solusi sama-sama tidak terjadi pertikaian antara satu dengan yang lain,” tambahnya.
Ipda Wira juga menyampaikan kembali pesan dari Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Irjen Polisi (Purn) Drs. Johni Asadoma, M.Hum., yang disampaikan pada akhir Oktober 2025 saat mengunjungi lokasi pemblokiran jalan lapen menuju PT. Bo’a Development.
“Bapak Wakil Gubernur NTT berpesan bahwa secepatnya dicari solusinya secepat mungkin agar semua bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.(*)



