
Personel Polsek Rote Tengah Bersama Warga Mengevakuasi Korban, Sabtu (07/02/2026) (Foto: TribrataNews).
ONATALI | nemberalanews.com – Tim operasi pencarian dan penyelamatan telah menemukan korban hilang dalam kondisi tidak bernyawa di sekitar perairan Pantai Fopo, Kelurahan Onatali, Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada hari Sabtu (07/02/2026).
Tim pertolongan yang terdiri dari unsur SAR meliputi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rote Ndao, Unit Siaga SAR Rote, masyarakat, Kepolisian Resor (Polres) Rote Ndao, serta keluarga korban, telah melakukan upaya pencarian sejak informasi hilangnya diterima. Dalam pelaksanaan operasi tersebut, digunakan berbagai sarana dan prasarana antara lain 1 unit Rescue Car, 1 unit Hilux Double Cabin, serta unsur Pasukan SAR (Palsar) Darat beserta peralatan komunikasi (Alkom).
Sebagaimana dilangsir dari laporan BPBD Rote Ndao yang diterima nemberalanews.com, Minggu (8/2/2026), korban bernama Antoni F.J. Seme (40) jenis kelamin laki-laki, bertempat tinggal di Kelurahan Metina, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao bersama dua rekannya, Ferianto Faut dan Donal Elvis Putra Lani, pergi mencari ikan dan memancing di Pantai Fopo pada hari Jumat (06/02/2026) sekitar pukul 20.00 Wita.
Pada sekitar pukul 23.00 Wita, saat air laut mulai pasang naik, korban tidak kembali ke darat sehingga kedua rekannya segera melaporkan kondisi tersebut kepada masyarakat sekitar dan keluarga. Setelah upaya pencarian awal tidak menemukan hasil, pihak terkait kemudian melaporkan ke BPBD Kabupaten Rote Ndao untuk melakukan pencarian bersama Unit Siaga SAR Rote.
Setelah melalui serangkaian upaya pencarian, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Informasi penemuan almarhum Antoni F.J. Seme telah langsung disampaikan kepada pejabat daerah termasuk Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta seluruh asisten Kabupaten Rote Ndao.
Di sisi lain, Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono., S.ST., M.K.P., menyampaikan bahwa kejadian ini merupakan yang kedua pada tahun 2026. “Kejadian orang meninggal saat mencari ikan di laut merupakan kejadian kedua di Tahun 2026, yang pertama terjadi di Kecamatan Loaholu wilayah hukum Polsek Rote Barat Laut dan hari ini (07/02/2026) di wilayah hukum Polsek Rote Tengah,” ungkap Kapolres sebagaimana diberitakan Tribratanews.
Kapolres juga memberikan himbauan kepada masyarakat, “Ini menjadi warning atau peringatan bagi kita semua, Jika beraktivitas di laut pastikan selalu menjaga kewaspadaan dan saling mengingatkan demi kebaikan bersama.” Tegasnya
Mardiono menambahkan, “Kami jajaran Polres Rote Ndao turut berempati terhadap keluarga korban dan berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali.” Pungkas Kapolres Rote Ndao.(*)





