
Evakuasi jenazah korban kapal wisata Putri Sakina di Labuan Bajo (Foto: MI).
LABUAN BAJO | Nemberalanews.com – Satu jenazah korban tenggelamnya kapal wisata Putri Sakina berhasil ditemukan di Perairan Pulau Serai, Kawasan Taman Nasional Komodo, pada Senin pagi (29/12/2025).
Jenazah berjenis kelamin perempuan tersebut kemudian dipastikan sebagai salah satu anak dari pelatih klub sepak bola Spanyol, Valencia CF, yang hilang dalam insiden tersebut. Dirangkum Nemberalanews.com Rabu (31/12/2025) dari berbagai sumber, jenazah pertama kali ditemukan dalam kondisi mengapung oleh nelayan setempat sekitar pukul 06.15 Wita.
Koordinator Pos SAR Labuan Bajo, Edy Suryono, menjelaskan bahwa proses evakuasi segera dilakukan setelah temuan tersebut. Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke Pelabuhan Marina Labuan Bajo menggunakan ambulans laut.
Baca Juga: Tim SAR: Telusuri 4 Warga Asal Spanyol di Perairan Labuan Bajo Pasca Kapal Tenggelam
Di lokasi tersebut, Amanda—ibu korban sekaligus penumpang yang selamat dari musibah—langsung memastikan identitas jenazah dengan penuh duka. “Itu putri saya,” teriak Amanda sambil menangis histeris, sebagaimana dikutip dari MetroTV pada Senin (29/12/2025).
Amanda mengonfirmasi identitas putrinya setelah melihat langsung jenazah di dalam ambulans. Kedatangan ambulans laut di pelabuhan disambut suasana haru oleh keluarga dan korban selamat lainnya.
Selanjutnya, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merombok untuk menjalani proses identifikasi forensik dan penanganan lebih lanjut.
Temuan ini menjadi perkembangan pertama setelah upaya pencarian intensif yang dilakukan selama beberapa hari. Kapal wisata Putri Sakina dilaporkan tenggelam pada Jumat (26/12/2025) di perairan Taman Nasional Komodo setelah mengalami mati mesin akibat kondisi gelombang tinggi.
Dalam insiden tersebut, empat Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol dari satu keluarga dinyatakan hilang. Mereka adalah Martin Carreras Fernando (pelatih Valencia CF) beserta ketiga anaknya, yaitu Martin Garcia Mateo, Martines Ortuno Maria Lia, dan Martinez Ortuno Enriquejavier.
Dengan ditemukannya jenazah putri sang pelatih, operasi pencarian kini fokus untuk menemukan ketiga korban lain yang masih belum ditemukan.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta unsur terkait lainnya masih melanjutkan upaya pencarian di sekitar area kejadian dan perairan sekitarnya, dengan memperhatikan faktor arah arus dan kondisi gelombang yang ada.(*)



deep condolences #RIP