
Sekolah Dasar Negeri (SDN) Nuse (Foto: Warga Nuse)
BA’A | nemberalanews.com – Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Rote Ndao, Morids D. E. Bulan, S. Pd., M. Si., menegaskan komitmennya untuk meningkatkan mutu pendidikan di wilayahnya, dengan fokus utama pada penyelesaian masalah di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Nuse.
Morids menjelaskan bahwa program “Rote Cerdas” menjadi prioritas pemerintah daerah dalam mewujudkan tujuan nasional mencerdaskan kehidupan bangsa. Ia menegaskan tidak akan ada hambatan dalam mencapai tujuan tersebut.
Menanggapi laporan masyarakat terkait isu anak putus sekolah di SDN Nuse,
“Saya telah memanggil kepala sekolah dan berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak). ujar Morids kepada nemberalanews.com, melalui sambungan telefon disela-sela kegiatannya di Jakarta.
Namun, pelaksanaan sidak tersebut dirahasiakan untuk efektivitasnya.
“Kami akan segera turun ke lapangan untuk memverifikasi data, mengidentifikasi masalah, dan mencari solusi secepatnya,” terang Morids
Kadis Pendidikan itu, memastikan bahwa pemerintah daerah akan mengupayakan agar anak-anak di Nuse yang putus sekolah dapat kembali bersekolah, baik melalui jalur PKBM maupun pendidikan formal.
“Kalau anak-anak putus sekolah mau bersekolah, kami siap advokasi ke pendidikan formal. Selain pendidikan formal Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) siap kami advokasi. Katanya.
Selain itu, Morids mengakui adanya kekurangan 2 guru di SDN Nuse. Tetapi itu bukan kendala untuk tidak ditempat untuk mengajar. Dia menegaskan bahwa tunjangan khusus yang diterima guru seharusnya menjadi motivasi untuk tetap bertugas di sana.
Berhubung, kendala fasilitas, seperti listrik dan internet, Morids telah berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mengalokasikan anggaran dari Dana Desa melalui kepala desa setempat.
“Inisiasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) juga akan dialokasikan untuk mengatasi masalah ini” Kata dia.
Morids, yang baru menjabat sejak 19 Januari 2026, telah memanggil kepala sekolah SDN Nuse pada 24 atau 25 Januari.
“Saya menekankan pentingnya pengawasan terhadap kondisi pendidikan di daerah terpencil, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat” tutup Kadis.(*)




