
Momen foto bersama Yayasan Fatuofak, Apotik Bahari Farma Oesapa, Sunat Gaming, Apotik Florapharm, serta GMIT, Selasa, 19/5/2026 (Foto: Aditya).
BO’A | Nemberalanews.com – Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir, Yayasan Fatu Ofa bersama Gerakan Masyarakat Pesisir (GEMAP) menggelar kegiatan bakti sosial kesehatan di Desa Bo’a, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, pada Selasa (19/5/2026). Kegiatan ini disambut antusias oleh ratusan warga yang datang demi mendapatkan pelayanan kesehatan secara cuma-cuma dan berkualitas.
Pantauan Nemberalanews.com di lokasi Penyelenggaraan kegiatan ini terlaksana berkat dukungan penuh dari berbagai pihak, antara lain sponsor utama Yayasan Fatuofak, Apotik Bahari Farma Oesapa, Sunat Gaming, Apotik Florapharm, GEMAP, serta Ketua Majelis Klasis (KMK) Rote Barat Daya, Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT). Hadir pula tim medis yang berkompeten dan berdedikasi tinggi, terdiri dari para dokter dan tenaga kesehatan profesional. Tim pelayanan dipimpin langsung oleh dr. Beatrix Carvita Claudia Frans atau yang akrab disapa dr. Claudia, alumni Fakultas Kedokteran UKI angkatan 2018.
Claudia didampingi oleh dr. Andika Putra Riswana, S.Ked., dr. Yohanes Christofel Jahang, S.Ked., serta dr. Nindy B. Pellokila, dr. Zahra, dr. Nurafidah Fitria Atasyah, dan dr. Vinsensius I. Fence Masu. Proses pelayanan berjalan lengkap dan terpadu, mulai dari pemeriksaan, konsultasi, hingga penyerahan obat, berkat bantuan Apt. Powen Ester Jacqlien Fanggidae, S.Farm., dan Perawat Ns. Ardi Mbatu, S.Kep.
Berbagai jenis layanan kesehatan disediakan untuk memenuhi kebutuhan warga, meliputi pemeriksaan tekanan darah, pengecekan kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol. Selain itu, tim medis juga membuka layanan sunat bagi anak-anak maupun dewasa, pembagian obat-obatan dasar dan vitamin, serta penyuluhan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat.
Menurut ketua tim pelaksana, dr. Claudia Frans, kegiatan ini memiliki tujuan utama untuk mendekatkan akses layanan kesehatan dasar kepada masyarakat pesisir yang sering kali menghadapi kendala jarak dan fasilitas. “Kami ingin masyarakat pesisir tidak lagi kesulitan saat hendak memeriksakan kesehatan dasar mereka,” ungkap dr. Claudia.
Kehadiran tim medis ini disambut dengan rasa syukur yang mendalam oleh Soleman Hangge, tokoh adat setempat. Soleman mengapresiasi langkah nyata yang dilakukan para relawan kesehatan tersebut. “Kegiatan yang sangat baik ini sangat membantu kami, khususnya masyarakat pesisir, agar bisa mendapatkan pelayanan kesehatan secara cuma-cuma. Harapan saya, kegiatan seperti ini terus berlanjut, tidak hanya di desa kami, tetapi juga menjangkau tempat-tempat lain yang membutuhkan,” ujar Soleman penuh harap.(*)





