OEBATU | Nemberalanews.com – Setelah terhenti lama akibat pandemi covid-19, akhirnya kegiatan Youth Camp (Kemah Pemuda) Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) yang diselenggarakan Majelis Klasis Rote Barat Daya, Minggu 22 Juni 2025 secara resmi dibuka. Kegiatan Kemah Pemuda ini akan berlangsung dari tanggal 22-26 Juni 2025 dan dilaksanakan di GMIT Jemaat Maranatha, Oebatu, Rote Barat Daya. Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur.
Ketua Panitia, Simon J. Messakh menyampaikan bahwa selama empat hari ke depan kegiatan akan diisi dengan lomba paduan suara, lomba baca Alkitab dalam bahasa Thie, Ibadah penyegaran iman, jelajah medan, seminar tentang pergaulan bebas, pernikahan dini serta pernikahan antar suku. “Untuk lomba paduan suara diikuti oleh 25 tim paduan suara, dan ada 31 peserta yang mengikuti lomba baca Alkitab dalam bahasa Rote dialek Thie,” terang Simon J. Messakh kepada Nemberalanews.com melalui sambungan WhatsApp.
Baca Juga: Perangi Kemiskinan di NTT, GMIT Berkolaborasi dengan Pemerintah dan BI
Selain itu ada juga kelas minat bakat bagi para pemuda yang akan diisi dengan beragam materi seperti pelatihan penata acara (master of ceremonies), pelatihan pembuatan minyak VCO, pelatihan pemandu nyanyian jemaat serta penyusunan khotbah.
Ia menambahkan bahwa kegiatan Kemah Pemuda ini diikuti oleh 775 kaum muda yang berasal dari 31 mata jemaat GMIT yang berada dalam lingkup Klasis Rote Barat Daya. “Di Klasis Rote Barat Daya ada 34 jemaat namun dalam kegiatan ini hanya 31 jemaat saja yang mengirimkan delegasinya untuk mengikuti kemah pemuda.” imbuhnya.
Kegiatan Kemah Pemuda GMIT Klasis Rote Barat Daya ini dibuka oleh Ketua Majelis Klasis Rote Barat Daya Pendeta Esri E. Beba Pono, S.Th. dengan mengambil tema: Lakukan Keadilan, Cintai Kesetiaan, dan Hidup Rendah Hati Dihadapan Allah dengan sub tema Pemuda sebagai representasi dari puisi tentang kesetiaan dalam Kristus.
Untuk diketahui kegiatan Kemah Pemuda GMIT Klasis Rote Barat Daya terakhir dilaksanakan pada tahun 2018 dan bertempat di Jemaat Petra Lidamanu, setelah itu tidak pernah dilaksanakan lagi karena terdampak pandemi Covid-19.(*)






Up
Tuhan Yesus memberkati selalu Kegiatannya 🙏