Jimmy Arnold Haning, M.Th, juru kampanye Lontar Malole saat berorasi di Desa Serubeba, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, NTT
SERUBEBA | NemberalaNews.com – Sejak Rote Ndao ditetapkan sebagai sebuah kabupaten, “matahari” (calon pemimpin, red.) selalu terbit dari wilayah barat. Maka kini sudah saatnya “matahari” di Rote Ndao terbit kembali dari timur, dari tempat yang sudah seharusnya matahari terbit. Hal ini disampaikan Jimmy Arnold Haning, M.Th., Selasa malam 5 November 2024, saat menjadi juru kampanye paket Lontar Malole yang menjagokan Capt. Vicoas T.B. Amalo – Bima Theodorianus Fanggiadae sebagai pasangan Cabup-Cawabup Rote Ndao 2024-2029.
Di hadapan ratusan pendukung paket Lontar Malole di Desa Serubeba, Kecamatan Rote Timur, Jimmy Arnold Haning mengajak seluruh konstituen untuk berpikir dengan akal sehat tentang nasib Rote Ndao ke depan.
“Dalam Pilkada ini, ktong (kita) semua bukan memilih maneleo, namun ktong memilih Bupati Rote Ndao dan pilihan yang terbaik dimata Beta hanya paket Lontar Malole nomor urut 2″, terang Haning yang juga merupakan fungsionaris Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Kabupaten Rote Ndao.
Arnold Haning menambahkan bahwa ada tiga paket kandidat, dua diantaranya sudah pernah ada di dalam pemerintahan. “Sedikit banyak bapa mama su tau karena dong su pernah ada di dalam pemerintahan. Ktong yang tau dong pung kelebihan atau kekurangan. Umur Rote Ndao sudah 22 tahun, tapi Ktong pung kondisi tetap seperti ini adanya. Tapi beta juga ingin ktong semua ikut berperan membangun Rote Ndao menjadi lebih baik, maka pilihan itu hanya jatuh pada paket Lontar Malole nomor urut 2″, terang Haning.
Arnold Haning juga menegaskan bahwa dari ketiga kandidat bupati yang ada, dua diantaranya berasal dari Dapil 1 dan Dapil 3. Sedangkan Lontar Malole adalah kandidat bupati dari Dapil 2,
“Matahari terbit dari timur, namun selama ini bupati selalu dari barat, sekarang saatnya ktong munculkan kembali matahari terbit kembali dari timur. Ktong ada di dapil 2 selama ini Ktong hanya jadi konjak. Tapi kali ini, saatnya Ktong bangkit dan maju untuk bersama-sama memilih dan menangkan bapa Vico dan Bapa Bima”, pungkas Arnold Haning berapi-api disambut tepuk tangan dan yel-yel dari ratusan pendukung Lontar Malole.(Bud)





