Dalam Kampanye Akbar paket Lontar Malole yang berlangsung di Lapangan Sepakbola Desa Siomeda, Kec. Rote Tengah, penyanyi dan pencipta lagu Obbie Messakh mengacungkan dua jari, yang merupakan bentuk dukungannya pada Paket Lontar Malole
ROTE TENGAH | NemberalaNews.com – Kampanye Akbar Paket “Lontar Malole” yang berlangsung di Lapangan Sepakbola Desa Siomeda, Kecamatan Rote Tengah, Jum’at 22 November 2024 berlangsung dengan aman, tertib dan lancar.
Belasan ribu massa “Lontar Malole” yang hadir sejak pukul 14.00 WITA, nampak riang gembira mengikuti Kampanye Akbar “Lontar Malole” ini. Mereka bersuka cita mengikuti kegiatan kampanye akbar yang menurunkan artis penyanyi Ibukota Obbie Messakh, Rio dan Rizky Radja. Sambil menyanyikan beberapa lagu yang telah membuat namanya melambung tinggi di era 80-an dan 90-an, berkali-kali Obbie Messakh terlihat mengacungkan dua jari tangannya sambil mengajak massa “Lontar Malole” untuk memilih pasangan Vico-Bima nomor urut 2.
Selain menampilkan artis penyanyi Obbie Messakh yang juga berasal dari Oebatu, Thie, Rote Barat Daya ini, pertunjukkan hiburan juga diisi oleh Susan Lily yang menampilkan permainan alat musik tradisional Rote, Sasandu. Susan Lily yang memiliki suara lembut ini memainkan sasandunya sambil membawakan syair teo renda.

Saat Susan Lily melantunkan syair Teo Renda-nya ini, Mona Messakh dan Actry Meavy Amalo, yang merupakan para istri dari pasangan Cabup-cawabup “Vico Bima” secara spontan tampil, unjuk kebolehan mereka di atas panggung, menari mengikuti iringan petikan sasandu.
Dalam kegiatan Kampanye Akbar “Lontar Malole” ini, ada pula pertunjukkan tari “Lontar”, sebuah tarian kreasi baru atau kontemporer yang dibawakan anak-anak Gen-Z dari Sanggar Tou Ina Lote, Rote Tengah.

“Sebelumnya, kami diminta untuk menyiapkan tarian penyambutan dan dekorasi panggung acara saja, namun kemudian Pak Vico dan Pak Bima meminta kami juga untuk mengisi acara keseniannya”, terang Semy Lily, pendiri sekaligus pengasuh Sanggar Tou Ina Lote, Kecamatan Rote Tengah.
Semy Lily, menambahkan bahwa tarian kontemporer yang diberi judul “Tari Lontar” ini, koreografinya digarap secara spontan dan bersama-sama oleh anak-anak Gen-Z yang bergabung di dalam sanggar yang diasuhnya. (Bud)




