Bo’a | NemberalaNews.com – Warga Desa Bo’a, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao – NTT, dikejutkan dengan pengunduran diri Nofita Haninuna dari bendahara Koperasi Desa Merah Putih. Sebelumnya, Selasa, 27 Mei 2025, telah di lakukan Musyawarah Khusus Desa (Musdesus), dan disepakati Nofita Haninuna, sebagai bendahara Kopdes Merah Putih. Namun, pada saat menandatangai pernyataan untuk pengusulan pembuatan akta notaris Kopdes Merah Putih Desa Bo’a, Nofita tidak bersedia menjabat sebagai bendahara.
Nofita Haninuna, mengaku belum siap dan belum mampu menjalankan tugas tersebut, dengan alasan kondisi kesehatannya yang kurang mendukung. “Saya merasa belum siap dan belum mampu untuk menjadi bendahara Kopdes Merah Putih Bo’a. Saya usulkan agar Penjabat Desa Bo’a bersama aparat segera melakukan musyawarah kembali untuk mencari pengganti saya,” ujar Nofita Haninuna, saat ditemui oleh NemberalaNews.com, Senin, 23 Juni 2025.
Menanggapi hal tersebut, Penjabat Kepala Desa Bo’a, Amelia Nggadas, S.Pd.,Gr., menegaskan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti pengunduran diri tersebut. “Sebagai Penjabat Kepala Desa, saya akan segera menghubungi BPD dan perangkat desa untuk menggelar musyawarah guna melakukan pemilihan ulang bendahara. Ini penting agar program koperasi dapat berjalan dengan baik demi kemajuan bersama,” Pungkas Amelia.
Pengunduran diri Nofita menjadi perhatian khusus bagi pemerintah desa. Hal ini mencerminkan masih adanya tantangan dalam pelaksanaan program Koperasi Desa Merah Putih di tingkat desa. Namun, akan dilakukan musyawarah pemilihan ulang dan diharapkan program tersebut tetap dapat berjalan sesuai rencana.
Sementara itu, calon Ketua Koperasi Desa Merah Putih Desa Bo’a, Jolipus Nggadas, S.Si, menjelaskan bahwa program koperasi ini merupakan inisiatif pemerintah pusat yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa. “Program ini akan diluncurkan pada 12 Juli 2025 dan telah mendapat sambutan positif dari berbagai daerah, termasuk di Desa Bo’a. Antusiasme masyarakat sangat tinggi dan mereka siap bergabung sebagai anggota koperasi,” ungkap Jolipus.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah desa dan partisipasi masyarakat, Koperasi Desa Merah Putih diharapkan mampu menjadi pendorong utama pembangunan ekonomi di Desa Bo’a.






Masyarakat harus bekerja sama dalam mensukseskan program presiden RI Subianto Subianto.