
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) diwakili oleh Prof. Dr. Gati Gayatri, M.A., seorang peneliti Ahli Utama bersama timnya dari Pusat Riset Masyarakat dan Budaya BRIN lakukan kunjungan pra survei di Kabupaten Rote Ndao. (Foto: Daniel Mauk)
NEMBERALA | Nemberalanews.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menunjukkan komitmennya dalam menggali potensi riset di daerah terpencil dengan mengunjungi Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kunjungan ini diwakili Prof. Dr. Gati Gayatri, M.A., seorang Peneliti Ahli Utama bersama timnya dari Pusat Riset Masyarakat dan Budaya BRIN.
Disela-sela kunjungannya, Prof. Gati Gayatri beserta timnya menyempatkan diri menikmati keindahan matahari terbenam di sebuah Kafe Shipwreck Bar, Desa Nemberala, Kecamatan Rote Barat. Momen tersebut menjadi latar belakang wawancara eksklusif dengan Nemberalanews.com pada Jumat, (28/11/2025).
Dalam wawancara tersebut, Prof. Gati menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan langkah awal untuk melakukan survei awal. BRIN berencana untuk menurunkan peneliti lokal pada tahun mendatang guna meneliti berbagai persoalan yang dihadapi oleh masyarakat adat Rote Ndao. “Selama tiga hari ini, kami mencoba mengidentifikasi topik-topik penting terkait masalah masyarakat adat yang memerlukan solusi kebijakan,” ujar Prof. Gati.
Ia menambahkan bahwa BRIN juga berupaya untuk memberikan kesempatan kepada para peneliti lokal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister (S2), dan doktor (S3).
Diharapkan, melalui program ini, para lulusan dapat mengembangkan ilmu pengetahuan yang mereka miliki dan melanjutkan program riset secara mandiri. BRIN akan memberikan bimbingan dan kerjasama untuk memastikan keberlanjutan riset yang akan dimulai pada tahun depan. Proses seleksi untuk program ini akan dilaksanakan pada tahun ini.
Kunjungan BRIN ke Rote Ndao ini menjadi angin segar bagi pengembangan riset dan inovasi di wilayah selatan Indonesia. Dengan fokus pada masyarakat adat, diharapkan hasil riset dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat setempat.(*)




