Lahan Sawah Mbukuoder di Dusun Bunioen, Desa Sedeoen, Kecamatan Rote Barat Kabupaten Rote Ndao, NTT. (Foto: Sergius S. Tobuawen).
“Petani adalah pahlawan pangan yang setiap hari berjuang di sawah, ladang, dan kebun untuk memastikan ketersediaan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia. Dari tangan petani, lahir kekuatan bangsa: kemandirian dan kedaulatan pangan.
Kementerian Pertanian terus bekerja sepenuh hati untuk meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat produksi dalam negeri, serta menghadirkan kebijakan yang berpihak pada petani. Bersama petani, mari kita wujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern untuk Indonesia yang semakin sejahtera.”
Narasi dua paragraf di atas merupakan narasi resmi yang disiarkan oleh kanal WhatsApp resmi milik Kementrian Pertanian RI. Narasi dua paragraf tersebut diluncurkan pada peringatan Hari Tani Nasional yang diperingati pada tanggal 24 September setiap tahunnya.
Masih pada kanal WhatsApp yang sama Kementrian Pertanian membahas penggalan isi pidato Presiden Prabowo Subianto dalam rapat Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di New York beberapa hari lalu terkait kemampuan Indonesia dalam swasembada pangan, khususnya beras.
“.. Dalam forum PBB kemarin, Presiden Prabowo Subianto memamerkan pencapaian luar biasa, cadangan beras nasional kita kini berada pada rekor tertinggi. Langkah ini menunjukkan betapa kokohnya ketahanan pangan Indonesia, bukan sekadar angka, tapi bukti nyata bahwa produksi dalam negeri kita kuat dan terpenuhi.
Kini kita melangkah lebih jauh: ekspor beras. Kita tak ingin hanya memenuhi kebutuhan sendiri, tetapi juga berbagi hasil panen terbaik ke dunia. Kementerian Pertanian berkomitmen untuk mendukung petani, memperkuat rantai pasok, dan menjaga kualitas agar setiap butir beras Indonesia menjadi kebanggaan nasional di pasar global.. ”
Kementrian Pertanian R.I. (Kementan), melalui akun dan kanal media sosialnya selalu berupaya untuk menyiarkan beragam aktifitas, kegiatan serta kebijakan-kebijakan yang diambil Kementan terkait dengan keinginan mewujudkan visi kemandirian dan kedaulatan pangan nasional. Bahwa apa yang dilakukan oleh Kementrian Pertanian dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman merupakan bagian dari upaya membangun transparansi dan akuntabilitas lembaga publik.
Sayangnya upaya Kementan yang serba terbuka, transparan dan dapat dijangkau publik dengan mudah melalui media sosial ini justru berbeda ketika rakyat berupaya mencari tahu capaian yang telah diperoleh Dinas Pertanian Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur.
Kembali pada peringatan Hari Tani Nasional, redaksi Nemberalanews.com, melalui salah seorang jurnalisnya yang ditugaskan untuk meliput kemeriahan Hari Tani Nasional mencoba menghubungi Kepala Dinas Pertanian Rote Ndao, guna mencari tahu rencana kegiatan dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Tani Nasional di Kabupaten Rote Ndao.
Jurnalis Nemberalanews.com secara berulang kali telah mencoba menghubungi Kepala Dinas Pertanian Rote Ndao, Salmun Haning, SE., namun tidak mendapatkan respon positif, pesan-pesan yang dikirimkan jurnalis Nemberalanews.com hanya dibaca oleh yang bersangkutan. Jika secara nasional Hari Tani Nasional diperingati dengan berbagai kegiatan dan publikasi target-target yang berhasil dicapai namun tidak demikian halnya seperti yang terjadi di Kabupaten Rote Ndao dimana peringatan Hari Tani Nasional dianggap sepi sama seperti hari-hari biasa. Ini artinya jangan harap ada perubahan kebijakan untuk mencapai kemajuan berdasarkan target yang ingin dicapai.
Nemberalanews.com kembali menghubungi Kepala Dinas pada 21 September dan 24 September 2025 untuk menanyakan agenda peringatan tersebut, namun upaya konfirmasi ini juga tidak mendapatkan respons. Sikap diam dari pimpinan instansi publik dalam menanggapi pertanyaan dari media, terutama yang berkaitan dengan keluhan masyarakat dan agenda penting daerah, dapat menimbulkan persepsi negatif.
Sebagai media Nemberalanews.com adalah penyampai pesan dan memiliki peran sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat, serta sebagai pengawas kinerja lembaga publik. Sikap bungkam dan acuh tak acuh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Rote Ndao ini tentu saja bertolak belakang dengan sikap Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang selalu terbuka kepada Terkait sikap tidak terpuji Kadis Pertanian Kab. Rote Ndao ini, kami redaksi Nemberalanews.com menegaskan komitmen kami untuk selalu terus mengawal isu pertanian di Kabupaten Rote Ndao.
Akhir kata redaksi Nemberalanews.com mengucapkan selamat memperingati Hari Tani Nasional, bagi para petani di seluruh Rote Ndao, salam sejahtera untuk semua..!!



