BO’A | NemberalaNews.com – Kemajuan teknologi informasi saat ini telah membuat dunia seolah tanpa batas dan tidak mengenal waktu lagi, beragam informasi meluncur deras langsung ke tangan warganet. Sementara di sisi lain, para wartawan dan jurnalis saat ini dituntut tidak hanya pada soal kecepatan dan keakuratan berita semata, tetapi juga berpikir tentang dampak dari sebuah pemberitaan yang hadir ditengah-tengah masyarakat.
Sebagai portal berita yang baru hadir di Kabupaten Rote Ndao, NemberalaNews.com juga dituntut untuk memproduksi berita-berita yang sesuai dengan standar etika jurnalistik yang telah disahkan oleh Dewan Pers. Terkait itu, sebanyak 5 wartawan muda yang merupakan awak portal berita NemberalaNews.com, pada 18 – 19 Januari 2025 mengikuti pelatihan internal guna memantapkan dan meningkatkan literasi metode penulisan berita yang memenuhi standar etika jurnalistik.
Selama dua hari berturut-turut tersebut, Mersi Hangge, Yermias Bulu, Ardi Barnabas Mbatu, Sergius Tobuawen dan Ketrin Hangge, mengikuti pelatihan internal yang dipandu langsung oleh Gentry Amalo, mantan jurnalis yang memiliki pengalaman di media cetak, media eletronik serta portal berita.
Selama mengikuti pelatihan internal ini, kelima wartawan muda asal Desa Bo’a dan Desa Nemberala belajar mengenai teknik penulisan berita, efek media, serta materi-materi Regulasi Media yang terdiri atas; Kode Etik Jurnalistik, Pedoman Pemberitaan Media Siber, dan Pedoman Pemberitaan Isu Keberagaman. (*)





Semangat Pejuang Berita, Rentetan
problem di Rote Ndao, NTT , Negara dan Dunia perlu ditulis oleh kaum muda milenial. Tetap sukses selalu dalam belajar.💪💪🙏
Keren…. Anak muda dituntut untuk harus bisa menyuarakan aspirasi sebagai bentuk kepedulian terhadap perubahan di daerahnya