Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rote Ndao bersama sejumlah warga Desa Faifua, Kecamatan Rote Timur usai terjadinya peristiwa banjir rob yang melanda dua desa di Kecamatan Rote Timur. (Credit FOTO: BPBD Rote Ndao)
NEMBERALA| Nemberalanews.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rote Ndao, dalam laporan kerja cepatnya menjelaskan hasil kerja cepat kejadian bencana banjir rob dan gelombang pasang yang terjadi di Desa Hundihopo dan Desa Faifua Kecamatan Rote Timur dan Desa Batutua Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Rabu, 30 April 2025, pukul 19.00 Wita.
Menurut, Kepala Bidang I Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rote Ndao, Jeskiel M. Nalle S.H., hujan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang pada tanggal 30 April 2025 menyebabkan terjadinya gelombang pasang yang menyebabkan terjadinya banjir rob pada pukul 07.00 WITA di RT 016, Dusun Huruoe, Desa Hundihopo dan gelombang pasang pukul 13.00 wita di Dusun Nusaklain, Desa Faifua Kecamatan Rote Timur, serta banjir (rob) di Desa Batutua Kecamatan Rote Barat Daya.
Selanjutnya pada insiden banjir rob ini telah merendam 7 rumah milik warga dan, 16 bidang sawah yang dimiliki oleh 12 petani di Desa Hundihopo, kejadian yang sama juga dialami oleh 13 warga nelayan dan petani rumput laut, di Desa Faifuah, seperti rusaknya rumah kerja rumput laut, sampan, tali rumput laut, dan jala ikan atau pukat.
Data sementara yang berhasil dihimpun BPBD Rote Ndao menyebutkan bahwa banjir rob terjadi dua desa di Kecamatan Rote Timur, sedangkan banjir rob juga telah merendam 17 rumah warga di Desa Batutua, Kecamatan Rote Barat Daya, “Untuk sementara masih menunggu laporan selanjutnya dari tim yang telah bertugas cepat di lapangan terkait peristiwa ini”, ujar Jeskiel M. Nalle.
Jeskiel M. Nalle, menambahkan bahwa terkait perkiraan kerugian ekonomi dan kerusakan yang dialami warga masyarakat Desa Hundihopo, Desa Faifua, dan Desa Batutua, mencapai kisaran Rp. 400.000.000,-.
Adapun tindakan yang dilakukan BPBD Rote Ndao, yaitu melakukan kaji cepat, mendata korban, kerusakan, kerugian, dan memberikan imbauan kepada warga masyarakat terhadap potensi banjir rob, sampai dengan tanggal 2 Mei 2025, berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan setempat, serta dinas terkait untuk penanganan lebih lanjut.(*)






Up
Semoga badai ini segera berlalu 🙏 dan Pemkab Rote Ndao segera membantu masyarakat yang kena musibah banjir rob🙏