Victor Deviet Pellu, Branch Manager Bank Mandiri KCP Rote Ndao memberikan sosialisasi kemitraan dan kolaborasi kerja membangun ekonomi perdesaan kepada para pengawas dan pengurus Kopdeskel Merah Putih se-Kecamatan Rote Tengah di Aula Kantor Kecamatan Rote Tengah pada Selasa (19/8/2025). (Foto: Medi Mia)
MOMANALU | Nemberalanews.com – Bank Mandiri Kantor Cabang Pembantu (KCP) Rote Ndao melakukan aksi “jemput bola” bertemu dengan para pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Kecamatan Rote Tengah. Pertemuan yang difasilitasi Pj. Camat Rote Tengah, Adi Dethan ini berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (19/8/2025).
Dalam pertemuan tersebut Branch Manager Bank Mandiri KCP Rote Ndao, Victor Deviet Pellu menyampaikan beberapa poin penting kepada para Ketua dan Bendahara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, terkait terobosan-terobosan yang diinisiasi oleh Bank Mandiri di Provinsi NTT, termasuk KCP Rote Ndao.
Beberapa hal penting yang disampaikan dalam pertemuan ini adalah tentang pentingnya kolaborasi antara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dengan Bank Mandiri sebagai salah satu bank milik negara. Tahap pertama dari pendirian dan pembentukan Kopdeskel Merah Putih ini seperti Akte Pendirian koperasi, SK Menkum, Nomor Induk Berusaha (NIB) koperasi dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) koperasi sudah selesai, “Sambil menunggu arahan dari pusat, kini masing-masing Kopdeskel memasuki tahap berikutnya berupa pembuatan rekening penampungan, karena dalam melakukan usaha-usahanya, Koperasi Desa/Kelurahan wajib memiliki rekening pada bank milik negara,” terang Victor Deviet Pellu dalam pertemuan ini.
Ia menambahkan bahwa Bank Mandiri KCP Rote Ndao merespon program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini dengan melakukan terobosan kepada Kopdeskel dalam melakukan pembukaan rekening penampungan tersebut. “Untuk pembukaan rekening penampungan ini, kami menargetkan 500 Kopdeskel di seluruh NTT, yang mana 119 diantaranya ada di Rote Ndao.” imbuhnya.
Victor Deviet Pellu juga menjelaskan bahwa Kopdeskel yang cepat merespon program ini akan mendapatkan beberapa bonus dari Bank Mandiri. Adapun beberapa bonus tersebut merupakan alat bantu koperasi dalam melakukan usaha-usahanya.
“Ini sifatnya cepat-cepatan ya. Dan bonus yang diberikan oleh Bank Mandiri ini diberikan kepada semua koperasi desa dan kelurahan di Rote Ndao untuk membuka rekening penampungan,” terangnya lagi.
Kopdeskel bakal mendapatkan bonus kemudahan dalam membuka rekening dengan saldo nol rupiah. “Jika di bank lainnya saat membuka rekening nasabah harus memiliki saldo minimal 100ribu hingga 500ribu maka untuk Kopdeskel bisa dengan saldo nol rupiah. Kalau buka rekening di Mandiri kita layani dengan cepat mudah dan sangat memudahkan pengurus, sampai nanti bapa mama sekalian punya dana dari iuran pokok dan iuran wajib maka bapa dan mama bisa setor ke bank,” papar Victor Deviet Pellu.
Selain mempermudah pembukaan rekening, Bank Mandiri KCP Rote Ndao juga akan memberikan bonus berupa, pembuatan umbul-umbul yang akan dipasang di depan kantor koperasi. Demikian pula dengan papan nama kantor koperasi dan pengecatan dinding kantor koperasi.
Bank Mandiri KCP Rote Ndao juga akan memberikan 5 helai baju seragam bagi pengurus Kopdeskel. Ke depan jika koperasi berjalan semakin baik dan usaha-usahanya semakin maju, maka tidak menutup kemungkinan, baju seragam juga akan diberikan kepada pengawas di masing-masing desa dan kelurahan. Selain itu, masing-masing Kopdeskel akan diberikan fasilitas berupa alat cetak atau printer bluetooth untuk memudahkan Kopdeskel dalam melaksanakan kegiatan usaha-usahanya.
Seperti yang kita ketahui bersama, 21 Juli lalu Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan beroperasinya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia. Khusus propinsi NTT ada 3430 Kopdeskel, termasuk 119 Kopdeskel yang ada di Rote Ndao.(*)





Mantap