Pemerintah Desa Nemberala pada tahun 2023 menganggarkan 15 unit motor tempel. Kemudian berlanjut di tahun 2024 menganggarkan tambahan 10 unit. Namun pengadaan barang berupa mesin motor tempel tersebut baru dapat terwujud pada akhir tahun 2024. Mesin motor tempel ini kemudian bagikan kepada masyarakat nelayan dan petani rumput laut pada awal Maret 2025. (Foto: Sergius Tobuawen)
NEMBERALA | NemberalaNews.com – Pengadaan mesin motor tempel bagi perahu-perahu nelayan dan petani rumput laut di Desa Nemberala, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao telah mengundang sejumlah pertanyaan di kalangan warga dan tokoh masyarakat. Pasalnya di dalam Rancangan Anggaran Biaya (RAB) Desa Nemberala tahun 2023 dan 2024 usulan yang diajukan dan disetujui adalah mesin motor tempel dengan kapasitas 5PK namun yang pada kemasan pembungkusnya tertera 2PK.
”Pembelajaan motor tempel, pemdes meminta bantuan pihak ketiga untuk mendatangkan barang tersebut dari luar Kabupaten Rote Ndao, Motor tempel bermerek Matsumoto Platinum ini entah diproduksi pabrik mana? dengan rincian belanja per-unit Rp. 6.178.500×25 unit =154.462.500,- Dalam 25 unit itu di tahun 2023 di anggarkan 15 unit dan tahun 2024 dianggarkan 10 unit”, ungkap Sekretaris Desa Nemberala Jacob Lape saat ditemui NemberalaNews.com di kediamannya Rabu, 2 April 2025.
Baca Juga: Kasus Motor Tempel, BPD Nemberala Belum Bersurat kepada Inspektorat Rote Ndao
Menurut Jacob Lape, pemerintah desa sudah bersurat kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Rote Ndao. “Mereka dari Dinas bersama Tim Ahli Kabupaten telah memeriksa kekuatan daya mesin yang keterangan pada dos-nya lain, stiker mesin juga lain. Namun dari hasil pemeriksaan masih menunggu Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk menyurat Lembaga Inspektorat Rote Ndao untuk datang memeriksa memastikan keaslian daya mesinnya dan kesesuaian penggunaan anggaran belanja pemdes Nemberala”, pungkas Jacob Lape.
Sebelumnya, Pemerintah Desa Nemberala pada tahun 2023 menganggarkan 15 unit motor tempel. Kemudian berlanjut di tahun 2024 menganggarkan tambahan 10 unit. Namun pengadaan barang berupa mesin motor tempel tersebut baru dapat terwujud pada akhir tahun 2024. Mesin motor tempel ini kemudian bagikan kepada masyarakat nelayan dan petani rumput laut pada awal Maret 2025.
Namun kemudian mesin motor tempel yang sudah dibagikan ke sejumlah warga tersebut pada tanggal 29 Maret 2025 oleh Pj. Kepala Desa Nemberala, diminta untuk dikumpulkan kembali di kantor desa setempat. Warga pun menjadi bertanya-tanya.(*)





