
Yohanes Fernandes Lay selaku Manajer Unit Layanan Pelanggan (MULP) Perusahaan Listrik Negara PLN Cabang Rote Ndao. (Foto: Istimewa).
NEMBERALA | Nemberalanews.com – PLN Rote Ndao tidak menepati janjinya untuk menjaga kestabilan pasokan Listrik di Kabupaten Rote Ndao menjelang natal dan tahun baru (NATARU) 2025.
Janji tersebut disampaikan Manajer Unit Pelayanan Pelanggan (MULP) PLN Rote Ndao, Yohanes Fernandes Lay, dalam rilis yang disebarkan melalui berbagai media online, pihak PLN Rote Ndao sebelumnya memastikan bahwa pasokan listrik akan tetap terjaga untuk mendukung kegiatan masyarakat selama perayaan.
Pernyataan tersebut diperkuat oleh Manajer MULP PLN Rote Ndao, Yohanes Fernandes Lay, yang melalui pesan teks WhatsApp kepada Nemberalanews.com pada Jumat, 28 November 2025, menyatakan keoptimisan pihaknya. “Dengan persiapan yang matang ini, kami optimis dapat memberikan pelayanan terbaik dan menjaga listrik tetap stabil selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2025,” ujarnya.
Namun, kenyataan yang dialami masyarakat justru sebaliknya. Seorang warga Desa Nemberala, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, yang tidak mau sebut namanya saat diwawancarai Nemberalanews.com pada Sabtu, 13 Desember 2025, pukul 21.52 – beberapa menit sebelum PLN mematikan listrik se-Rote Ndao – mengungkapkan kekecewaannya. “Selalu listrik menyala untuk Natal dan tahun baru, tapi janjinya PLN itu berbeda dengan kenyataan, sekarang lampu padam lagi..,” ungkapnya seorang warga dengan nada kesal.
Kondisi yang tidak stabil juga dirasakan hari-hari sebelumnya. Seorang warga lain yang tidak mau menyebutkan namanya menjelaskan, “Katanya PLN mau amankan lampu supaya tidak padam eh malah mati terus, kemarin PLN matikan lampu 3 kali dalam sehari tanpa pemberitahuan yang jelas,” pungkas warga lain.
Kejadian ini membuat masyarakat kesulitan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dan mempersiapkan perayaan Nataru yang dinanti-nanti.(*)




