Mus Frans
NEMBERALA | NemberalaNews.com – Buntut status di media sosial Facebook yang diunggahnya pada 24 Januari 2025 lalu, Erasmus Frans Mandato atau yang lebih dikenal dengan panggilan Mus Frans dipanggil pihak Kepolisian Resor Rote Ndao, untuk dimintai klarifikasi terkait statusnya tersebut.
Surat panggilan bernomor B/91/II/RES.2.5/2025/Reskrim, tertanggal 8 Januari 2025 ini diantar langsung oleh pihak penyidik kepolisian ke kediamannya di Nemberala. “Tadi ada petugas yang datang antar surat ini, yang isinya undangan klarifikasi”, terang Mus Frans, melalui sambungan telepon WhatsApp saat dihubungi NemberalaNews.com.
Mus Frans menambahkan bahwa dirinya dipanggil untuk dimintai keterangan atau klarifikasi terkait status yang diunggahnya tersebut. Ia iminta menghadap pada Senin 10 Februari 2025, pukul 14.00 WITA. Namun karena pada tanggal tersebut ia sedang ada agenda kegiatan lain yang tidak bisa ditinggalkan maka proses klarifikasi baru dapat dilakukan pada Rabu 13 Fabruari 2025.
Sebelumnya, pada 24 Januari 2025 lalu Mus Frans melalui akun sosial Facebook-nya mengunggah status yang mengkritik kebijakan penutupan jalan secara sepihak yang dilakukan oleh salah satu investor pengelola lokasi pariwisata di Dusun Oemau, Desa Bo’a. Kecamatan Rote Barat.
Adapun jalan yang dimaksud adalah jalan akses menuju pantai Oemau atau yang lebih dikenal dengan sebutan pantai Bo’a. Aksi penutupan sepihak ini, telah dikeluhkan oleh sebagian besar warga Desa Bo’a dan sekitarnya karena sangat merugikan aktifitas keseharian warga yang hendak menjalani profesi keseharian mereka sebagai nelayan pencari ikan dan petani rumput laut. (*)





Memang sekarang ada larangan masuk buat masyarakat dan pengunjung kan jelas ada papan informasinya yang dibuat oleh pihak PT
Terima kasih Bpa Mus dan Media Nemberala NEWS yang sudah mau perjuangkan hak2 rakyat . Semoga Tuhan Mempermudah semua proses perjuangan nya.
Semangat pak Mus🙏🙏🙏
Orang baik pastinya selalu di lindungi Tuhan dan semoga semua berjalan dg aman dan damai Tuhan memberkati kita semua🙏🙏🙏
Stand with You Bro
Jangan biarkan beliau bergerak sendiri karena perjuangan beliau untuk masyarakat umum dan pada khususnya masyarakat desa Bo’a dan sangat di sesali kalau seorang aktifis membela kepentingan masyarakat di polisikan dan kita diam diam saja ini negara hukum dan hukum harus adil bukan tajam ke bawa da tumpul ke atas
Tetap Semangat Kak Mus, akses publik harus di Buka sehingga masyarakat bisa akses laut seperti biasanya, Karena lokasi tersbut merupakan penarik wisatawan untuk berselancar, jadi para investor jangan menutup akses publik.
Maju tak gentar!!