Helikopter AS332 C1e Super Puma milik TNI AU dengan misi sling yang mengangkut kendaraan taktis, Minggu 10 Agustus 2025.(Kredit Foto: PTDI)
BATUJAJAR | Nemberalanews.com – Beragam jenis pesawat hasil produksi PTDI yang telah dikirimkan untuk end user di lingkungan TNI AU dan TNI AD melakukan Demo Gabungan di hadapan Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam rangkaian acara Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer Tahun 2025 yang diselenggarakan di Lanud Suparlan Pusdiklatpassus, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat.
Beberapa produk PTDI tersebut diantaranya adalah pesawat NC212i milik TNI AU yang menjalankan misi air supply dropping, helikopter Bell 412EPI milik TNI AD dengan misi fire-fighting menggunakan water bombing, helikopter AS550 Fennec milik TNI AD dengan misi logistic dropping, serta helikopter AS332 C1e Super Puma milik TNI AU dengan misi sling yang mengangkut kendaraan taktis.
Pada kesempatan ini, Presiden Prabowo juga menyempatkan hadir dan mengunjungi stan PTDI yang berisikan sejumlah produk dirgantara nasional, termasuk Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA) Wulung beserta kelengkapan Ground Control System (GCS) sebagai satu kesatuan sistem operasionalnya.
Selain itu, ditampilkan juga model skala 1:2 produk PTTA MALE Elang Hitam, serta model pesawat CN235-220, N219 basic, dan N219 versi amphibi dalam skala 1:15, sebagai representasi kapabilitas PTDI dalam merancang dan memproduksi pesawat untuk kebutuhan pertahanan, sipil, maupun kawasan terpencil dan perairan Indonesia.
Sebagai bagian dari pengembangan lanjutan, PTDI memperoleh dukungan penuh dari BRIN untuk menghadirkan inovasi dan pengembangan sistem pesawat tanpa awak, sehingga PTTA MALE Elang Hitam maupun Wulung dapat segera dimanfaatkan bagi kepentingan negara.
Hal ini menjadi langkah strategis PTDI dalam memperluas peran teknologi kedirgantaraan pada sektor-sektor penting di luar militer. Bersama ini, PTDI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi yang aplikatif, relevan, dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan nasional.
Momentum hari ini menjadi sangat penting dan strategis, tidak hanya bagi Lembaga di jajaran pertahanan negara, tetapi juga bagi industri pertahanan nasional seperti PTDI. Keterlibatan langsung dalam kegiatan berskala nasional ini dapat memperkuat posisi PTDI sebagai mitra utama dalam pengembangan dan pemanfaatan teknologi kedirgantaraan untuk kepentingan pertahanan negara.
Kehadiran Presiden RI di area booth dan display produk strategis PTDI diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk dukungan Negara terhadap industri dalam mengembangkan teknologi dirgantara, pemanfaatan produk strategis dalam negeri, yang tentunya akan mendorong kemandirian industri pertahanan nasional berbasis teknologi tinggi.(*)



