
Hari ke-10 Pencarian, Minggu, (4/1/2026) Satu Jenazah Diduga WNA Spanyol Korban KM Putri Sakinah Ditemukan di Padar - Rica (Foto: TF)
LABUAN BAJO | nemberalanews.com – Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan berhasil menemukan jenazah seorang pria yang diduga kuat adalah Fernando Martin Carreras, pelatih tim B sepak bola wanita Valencia CF Femenino, di Perairan Selat Pulau Padar, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu (04/01/2026) pagi sekitar pukul 08.45 Wita. Temuan ini diperoleh setelah operasi pencarian berlangsung selama sepuluh hari.
Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, menjelaskan bahwa jenazah ditemukan mengambang di perairan Rinca, kurang lebih 1 mil laut dari titik koordinat 8° Timur, dengan jarak sekitar 1,13 mil laut dari lokasi kejadian.
“Jenazah ditemukan dalam kondisi meninggal oleh kapal KPG 2007, kemudian diinformasikan ke tim pencarian terkait. Evakuasi dilakukan oleh tim terdekat menggunakan kapal Kuta Dewa menuju Pelabuhan Labuan Bajo, sebelum dibawa ke Rumah Sakit Daerah untuk proses identifikasi,” ujarnya dalam video wawancara Tribun Flores, dirangkum nemberalanews.com, Minggu, (4/1/2026).
Proses identifikasi sedang dilakukan oleh tim gabungan dari Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) dan pihak rumah sakit. Meskipun pada saat pengambilan terlihat sebagai pria dewasa dengan mengenakan celana oranye, konfirmasi pasti terkait identitas dan kelengkapan data korban akan disampaikan setelah keluarnya hasil pemeriksaan forensik.
“Saat ini masih dalam tahap dugaan, karena belum ada laporan resmi terkait orang hilang yang sesuai, namun berdasarkan koordinat lokasi kejadian, jenazah diduga terkait dengan tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah,” tambah Fathur Rahman.
Dalam kesempatan yang sama, pihak SAR menyatakan bahwa operasi pencarian yang sebelumnya akan memasuki tahap akhir akan diperpanjang selama tiga hari ke depan sesuai aturan perundang-undangan. Hal ini mengingat temuan jenazah baru dan masih adanya korban yang belum ditemukan.
“Kita belum menutup operasi karena masih ada tanda-tanda keberadaan korban lainnya. Dengan temuan ini, pencarian akan dilanjutkan untuk menemukan korban yang masih hilang,” jelas Kepala Posko Operasi SAR di Pelabuhan Marina Labuan Bajo.
Insiden bermula dari tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan antara Selat Pulau Padar dan Pulau Komodo pada tanggal 26 Desember 2025. Kapal yang membawa keluarga Fernando Martin Carreras, termasuk istri dan empat anaknya, serta beberapa dan awak kapal dan pemandu wisata, mengalami kecelakaan laut yang menarik perhatian internasional.
Sebelumnya, tim SAR telah menemukan satu jenazah perempuan yang diduga merupakan salah satu anak korban. Hingga saat ini, dua anak laki-laki Fernando masih belum ditemukan. Temuan jenazah kali ini dilakukan oleh tim gabungan dari KPC XX-II 2007 Dirpolairud Polda NTT dan unsur SAR lainnya.
Kondisi laut dan arus yang tidak stabil menjadi tantangan utama selama proses pencarian, sehingga pada hari terakhir operasi, tim bahkan mengerahkan peralatan sonar untuk memperluas cakupan pencarian.
Duta Besar Spanyol untuk Indonesia sebelumnya telah menyampaikan keprihatinan dan meminta agar upaya pencarian terus dilakukan. Saat ini, operasi fokus pada pencarian dua anak korban yang masih hilang, sementara otoritas setempat juga sedang menyelidiki penyebab kecelakaan laut yang menelan nyawa warga asing tersebut.(*)




