
Kunjungan Perdana Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH., Fecky M. Boelan bersama Plt. Kadis PUPR Rote Ndao, Maxi J. Saban, ST., serta jajarannya. di awal Tahun 2026. (Foto: Dok. PH).
BA’A | Nemberalanews.com – Bupati Kabupaten Rote Ndao, Paulus Henuk, SH., telah mencatat perjalanan kunjungan perdananya pada Tahun 2026, yang difokuskan pada peninjauan berbagai proyek peningkatan jalan di wilayah kabupaten tersebut.
Catatan perjalanan kunjungan tersebut diunggah melalui akun facebook @Paulus Henuk dan dirangkum Nemberalanews.com pada Sabtu (3/1/2026).
Kegiatan peninjauan ini dilakukan pada Jumat (2/1/2026) bersama dengan Pejabat Pelaksana (Plt.) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Rote Ndao, Sonny Maxi J. Saban, ST., serta jajarannya.
“Hari ini (Jumat, 2 Januari 2026), saya bersama Plt. Kepala Dinas PUPR dan jajaran melakukan peninjauan terhadap pekerjaan peningkatan ruas jalan Pokobatun–Batulilok (lapen)”, tulis Paulus dalam unggahannya.
Setelah meninjau ruas jalan Pokobatun–Batulilok, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan bersama Feky Boelan terhadap pekerjaan peningkatan ruas jalan Hundihopo–Faifua (lapen).
Setelah menyelesaikan peninjauan pada lokasi kedua tersebut, Bupati Paulus dan rombongan sempat singgah di kediaman Fecky Mikael Boelan, SE, anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao dari Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) untuk makan siang bersama sebelum melanjutkan kunjungan ke lokasi ketiga, yaitu pekerjaan peningkatan ruas jalan Kenamaoen–Maeoe (lapen).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Paulus melakukan berbagai diskusi dengan pihak terkait, antara lain tim dari Dinas PUPR, Fecky Boelan selaku wakil rakyat, konsultan pengawas, kontraktor, serta para pekerja lapangan.
Bupati, menekankan pentingnya menjaga kualitas setiap pekerjaan infrastruktur, mengingat kondisi efisiensi anggaran yang harus dipertimbangkan.
“Setiap kegiatan yang dilaksanakan harus benar-benar berkualitas serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tegasnya.
Sebagai catatan ke depan bagi konsultan perencana dan konsultan pengawas, Bupati Paulus mengingatkan agar dalam setiap pekerjaan, lokasi droping logistik ditentukan sejak tahap awal perencanaan.
“Hal ini penting untuk mempermudah proses pelaksanaan di lapangan, meningkatkan efisiensi waktu, serta memastikan efektivitas pekerjaan secara keseluruhan,” jelasnya.
Dalam peninjauan pada ruas jalan Kenamaoen–Maeoe (lapen), ditemukan catatan positif di mana bahu jalan dibuat dengan lebar yang cukup memadai.
Namun demikian, masih terdapat beberapa material yang menumpuk di sisi jalan yang perlu segera dirapikan agar tidak mengganggu kelancaran pelaksanaan pekerjaan maupun keselamatan pengguna jalan.
Rombongan juga meninjau pekerjaan jalan di sekitar Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) menuju Keoen yang sedang dalam tahap pelaksanaan, dengan ketebalan cor kurang lebih 25 cm.
Bupati Paulus menyampaikan harapannya agar proyek ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat, khususnya dalam mendukung kelancaran mobilitas dan aktivitas sehari-hari.(*)




