Pemberdayaan Sektor Perikanan: Antusias Petani Rumput Laut. saat menerima Bantuan Drum dan Waring, Sabtu, 28 Juni 2025. Di halaman Kantor Desa Nemberala. Kredit foto (Sergius S. Tobuawen).
NEMBERALA | NemberalaNews.com – Masyarakat Desa Nemberala, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur, melalui Program pemberdayaan masyarakat yang dibiayai oleh Dana Desa (DD) tahun 2025 telah menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Pelaksana Jabatan Kepala Desa Nemberala, Jakob Daniel Ndun, SST., saat di konfirmasi NemberalaNews.com, Minggu, 29 Juni 2025, mengatakan bahwa warga telah menerima manfaat dari berbagai program yang telah berjalan. Distribusi bantuan tahap pertama telah mencakup beberapa sektor penting. “Sektor perikanan, sektor UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah), sektor peternakan, dan sektor perumahan. Tersedia juga 2 unit breaker yang merupakan hasil pencairan tahap pertama,” ungkap Jakob D. Ndun.
Menurut, Jakob D. Ndun, Sebanyak 100 drum telah didistribusikan kepada 200 warga, satu drum dibagi dua orang, selain itu, juga telah dibagikan 1.000 meter waring, dimana setiap warga mendapat 10 meter untuk menjemur rumput laut, bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan masyarakat di sektor perikanan.
Program pemberdayaan (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) UMKM juga telah berjalan dengan baik. “Sebanyak 10 kelompok telah menerima bantuan alat mebeler, 2 kelompok menerima bantuan alat tenun, dan 1 kelompok menerima bantuan alat menjahit. Semua bantuan ini telah didistribusikan sesuai dengan hasil musyawarah dan usulan masyarakat,” imbuh pelaksana jabatan Kepala Desa.
Namun, pemberdayaan sektor perumahan, disetujui Rehabilitasi Rumah Layak Huni (RLH). RLH telah mencapai kemajuan yang baik. “Sebanyak 10 rumah telah menerima bantuan material untuk perbaikan atap dan plester. Material telah didistribusikan langsung ke masing-masing rumah penerima manfaat,” kata Jakob D. Ndun.
Sementara, pemberdayaan sektor peternakan, disepakati dalam bentuk bantuan ternak babi. “Saat ini tersedia 40 ekor anak babi, namun pembelian dan distribusi akan dilakukan pada bulan November mendatang, mengingat adanya permasalahan penyakit babi”.
Ditambahkan, Jakob D. Ndun, di bulan November tahun ini, akan ada turun hujan. Program padat karya tunai barulah dilakukan. padat karya tunai sendiri disepakati dalam wujud “penanaman rumput lari-lari di sepanjang pesisir pantai Nemberala, tujuannya, untuk mencegah abrasi pantai”.
Selanjutnya, pekan ini ada program peningkatan kinerja pengelolah BUMDES. Pelatihan kepada pengelola BUMDES dari Tim Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) dari kabupaten. Tujuan pelatihan ini agar pengurus BUMDES dapat mengelola keuangan dengan baik dan benar., lanjut PJ Jakob D. Ndun.
Program pemberdayaan masyarakat yang dibiayai dari APBDES, ini telah menunjukkan hasil yang positif. Tahap pertama telah berhasil mendistribusikan bantuan berupa “drum, waring, alat mebeler, alat tenun, alat menjahit, dan material untuk RLH”. Jakob D. Ndun, berharap bantuan ini dapat digunakan sebaik-baiknya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.(*)





Mantap Desa Nemberala.
Katanya tiap 1 KK Terima 1 materi kenapa di dlm 1 KK suami istri Terima dua barang berupa drum deng waring ada apa sebernarnya????