
Terlihat Pj Kepala Desa Nemberala, Jacob D. Ndun, S. ST., menanam rumput Spinifex atau rumput lari-lari atau bahasa lokal Dodombot. Upaya atasi Abrasi dengan Program Padat Karya Tunai Pemdes Nemberala. (Foto: Sergius Saul Tobuawen).
NEMBERALA | Nemberalanews.com – Pemerintah Desa Nemberala, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), bersama dengan perangkat desa dan warga masyarakat, melaksanakan penanaman rumput Spinifex (atau yang dikenal dengan rumput lari-lari, atau dalam bahasa lokal disebut Dodombot) pada hari Kamis, 20 November 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi masalah abrasi yang kerap terjadi di sepanjang pantai Nemberala.
Pelaksana Jabatan (Pj) Kepala Desa Nemberala, Jacob Daniel Ndun, S.ST., menjelaskan bahwa penanaman rumput ini merupakan bagian dari program padat karya tunai yang diinisiasi oleh Pemerintah Desa Nemberala. “Kami menanam rumput lari-lari ini di sepanjang pantai Nemberala untuk menahan abrasi. Hampir setiap tahun, abrasi selalu terjadi di pantai sekitar Nemberala. Oleh karena itu, melalui program ini, kami bersama masyarakat berupaya menanam rumput ini di seluruh pesisir pantai Nemberala,” ujarnya, saat ditemui Nemberalanews.com disela-sela sibuknya menanam rumput lari-lari.
Jacob Daniel Ndun menambahkan, inisiatif ini juga bertujuan untuk menjaga dan melestarikan pantai Nemberala sebagai desa wisata. “Penanaman rumput dilakukan sepanjang 800 meter, melibatkan seluruh perangkat desa dan warga dari lima dusun”, tambahnya Jacob D. Ndun.
Sementara itu, Adrianus Kay, Kepala Dusun Nemberala Utara, menyampaikan bahwa meskipun belum ada jaminan rumput ini akan tumbuh dengan baik, upaya ini tetap dilakukan sebagai langkah awal untuk menahan pasir dari abrasi. “Kami berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap upaya penahan abrasi yang lebih efektif, namun untuk saat ini, kami menanam rumput lari-lari sebagai solusi sementara,” katanya.
Seorang warga menambahkan, “Tuhan menciptakan rumput ini untuk membatasi laut agar tidak naik ke darat.” Warga lainnya juga mengungkapkan bahwa penanaman “landak pantai” ini merupakan salah satu cara untuk mengatasi abrasi pantai.
Kegiatan penanaman rumput ini menunjukkan sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mengatasi permasalahan abrasi yang menjadi ancaman bagi keberlangsungan wilayah pesisir pantai Nemberala.(*)





Semangat Pak PJ Kades Nemberala atas upaya mengatasi abrasi dengan menanam rumput dodombot.