Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan. (Foto: Sergius Tobuawen)
NEMBERALA | Nemberalanews.com – Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan mengatakan bahwa ia tidak berwenang menjawab dan menanggapi kasus akses penutupan jalan menuju Pantai Bo’a, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur.
“Di kesempatan yang baik ini, sebagai Wakil Bupati, berpikir ini bukan kewenangan saya, untuk berbicara terkait penutupan akses jalan masuk ke pantai wisata Oemau, Desa Bo’a. Sekalipun saya sebagai wakil kepala daerah, tetapi tentu yang mempunyai otoritas dan segalanya adalah Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H”., jelas Apremoi D. Dethan, Kamis 24 April 2024 saat ditemui Nemberalanews.com.
Baca Juga: Warga Bo’a Temukan Pipa Saluran Pembuangan Air Kolam Renang ke Pantai
Selain isu penutupan akses jalan sepihak menuju Pantai Bo’a yang dilakukan oleh PT Bo’a Development dan Manajemen NIHI Rote, Wakil Bupati Rote Ndao ini juga enggan menjawab pertanyaan seputar pemberian bantuan hibah dari Pemkab Rote Ndao kepada beberapa Ormas yang ada di Rote Ndao.
Apremoi Dethan justru menyarankan kepada media untuk menemui langsung Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH., di kantor Bupati, “Tidak apa, datang saja ke kantor, kami pemerintah siap audensi dengan media.” Apremoi Dudelusy Dethan.(*)





Masih jadi misteri tentang kasus penutupan akses masuk ke pantai wisata Oemau, Desa Bo’a, Kec. Rote Barat, Kab. Rote Ndao
Repot kalau begini