Grendi Maskes Yunius Nongo (22) warga Keoen, Pantai Baru yang menjadi korban tabrak lari di Jakarta dan saat ini tengah dirawat di IGD RS Husada, Jakarta Pusat
BA’A | NemberalaNews.com – Warga Persaudaraan Setia Hati (PSHT) Cabang Rote Ndao, berinisiatif menggalang bantuan dana solidaritas bagi Grendi Nongo (22) salah satu warganya yang mengalami kecelakaan, dan saat ini sedang dirawat di Jakarta.
Saat ini Grendi Nongo tengah menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS. Husada, Jakarta Pusat. Ia menjadi korban tabrak lari dan harus menjalani operasi karena mengalami cidera berat pada tulang pipi kanannya.
“Saudara kami Grendi asal Keoen, Pantai Baru baru saja mengalami kecelakaan di Jakarta, dan kini harus menjalani operasi secepatnya”, ungkap Mersianus Tite kepada NemberalaNews.com, melalui pesan singkat WhatsApp Kamis malam 23 Januari 2025.
Menurut Mersianus Tite, Grendi Nongo menjadi korban tabrak lari, dan saat ini situasinya sedang sulit karena biaya operasi yang cukup mahal. “Untuk operasi tersebut butuh biaya dalam kisaran 20 hingga 30 juta rupiah”, ungkapnya.
Untuk itu ia dan sesama warga PSHT Cabang Rote Ndao berinisiatif untuk melakukan penggalangan dana untuk membantu meringankan beban yang sedang dihadapi oleh Grendi Nongo.
Anak dari pasangan Cornelis Nongo dan Sandra Marlenci Napa ini bekerja sebagai tenaga keamanan di salah satu perusahaan swasta di Jakarta.
Bagi warga PSHT Cabang Rote Ndao serta warga Rote Ndao rekan-rekan Grendi Maskes Yunius Nongo, yang tergerak hatinya dan berniat membantu meringankan biaya operasi Grendi Nongo dapat menyalurkan bantuan dana solidaritasnya melalui rekening Bank BCA dengan nomor rekening 7105226047 atas nama Grendi Maskes Yunius Nongo. (*)





Semoga Operasi tersebut berjalan lancar serta selalu dalam perlidungan Tuhan Yang Maha Kuasa, dan Bagi basodara di RONDA (Rote Ndao) dan PSHT agar saling Bahu-membahu untuk meringankan sodara kita yang kena musibah.