Kepala Desa Boni, Dominggus Fanggi SH. (Foto: Sergius S. Tobuawen).
BONI | Nemberalanews.com – Kepala Desa Boni, Dominggus Fanggi, SH. Sangat senang dan memberikan pujian atas kerja keras tim dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Rote Ndao.
Tim ini membantu warga Desa Boni, Kecamatan Loaholu, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur mendapatkan sertipikat tanah melalui program PTSL. Acara serah terima sertipikat ini berlangsung meriah dan sangat berarti bagi warga.
Dalam pidatonya, Dominggus Fanggi memuji petugas BPN Rote Ndao yang bekerja dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. “Petugas BPN Rote Ndao sangat berdedikasi dalam menjalankan tugas mereka,” katanya dalam sambutannya yang dikutip Nemberalanews.com, pada Selasa (02/9/2025).
Baca Juga: Program PTSL BPN Rote Ndao, Warga Desa Boni Terbantu
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama yang baik antara pemerintah desa, Badan Perwakilan Desa (BPD), dan seluruh warga Desa Boni. Berkat kerja keras dan kerja sama yang baik, Desa Boni berhasil meraih hasil yang membanggakan. Sebanyak 217 warga sekarang memiliki sertipikat untuk 370 bidang tanah.
“Sampai saat ini, kami sudah menerima hasilnya. Ada 217 warga yang memiliki 370 bidang tanah, dan masing-masing mendapatkan haknya,” ujar Dominggus Fanggi.
Dengan adanya sertifikat ini, warga memiliki bukti yang sah atas kepemilikan tanah mereka. Ini sangat penting untuk mencegah masalah sengketa tanah dan mempermudah proses warisan.
Selain itu, sertipikat ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga Desa Boni. Sertipikat tanah ini bisa digunakan sebagai jaminan untuk pinjaman modal dari bank atau lembaga keuangan lainnya.
“Dengan modal ini, petani bisa membeli bibit unggul atau alat pertanian modern, dan pelaku usaha kecil bisa mengembangkan usaha mereka”, terangnya.
Sertipikat ini juga meningkatkan nilai jual tanah dan membuka peluang investasi, sehingga memberikan dasar ekonomi yang lebih kuat bagi setiap keluarga.
“Acara serah terima sertipikat ini adalah bukti nyata bahwa kerja sama antara pemerintah, BPN, dan masyarakat bisa memberikan dampak positif yang besar”, pungkasnya
Dominggus Fanggi berharap, keberhasilan ini bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain di Rote Ndao untuk terus meningkatkan partisipasi dan kerja sama dalam program-program pertanahan.(*)




