
Fecky Mikael Boelan SE anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao dari Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Foto: Sergius S. Tobuawen)
BO’A | Nemberalanews.com – Fecky Mikael Boelan, SE, anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao dari Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), memberikan tanggapannya terkait polemik penutupan jalan menuju Pantai Wisata Oemau di Desa Bo’a. Pernyataan ini disampaikan saat ditemui Nemberalanews.com, Senin (3/11/2025) di sela-sela kunjungan melihat langsung akses jalan pantai wisata Oemau di Desa Bo’a, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur.
Menurut Fecky Boelan setelah meninjau langsung lokasi, ia mendapati jalan yang diperjuangkan masyarakat sebagai jalan PNPM MP 2013 memang telah ditutup atau dipagari. Namun, PT Bo’a Development memiliki inisiatif untuk membuka akses alternatif.
“Saya berharap rekan-rekan aksi perjuangan memberikan ruang alternatif lain, tidak memaksakan kehendak melalui jalan PNPM MP 2013,” ujarnya.
Baca Juga: Mencari Solusi Damai untuk Akses Jalan di Pantai Oemau
Ia menambahkan bahwa status tanah jalan PNPM MP tersebut berada dalam zona pembangunan PT Bo’a Development. Fecky menekankan pentingnya duduk bersama untuk membahas alternatif jalan lain menuju pantai wisata Oemau.
Ia mengapresiasi niat baik PT Bo’a Development dalam membuka jalan alternatif dan mengajak semua pihak untuk mencari solusi terbaik.
Menanggapi tuntutan aksi perjuangan, Fecky menyatakan bahwa langkah selanjutnya adalah mencari akar permasalahan. Sebagai anggota DPRD, ia akan berdiskusi dengan pimpinan lembaga, Bupati, serta melakukan diskusi non-formal dengan aliansi bersama kawan dewan Mersianus Tite.
Terkait kemungkinan Rapat Dengar Pendapat (RDP) lanjutan, Fecky belum dapat memastikan. Namun, ia berjanji akan mendiskusikan hal ini dengan rekan-rekan di DPRD.
Mengenai amukan warga Bo’a yang mengatakan bupati Paulus Henuk SH., kabur tanpa menjelaskan secara pasti jalan PNPM MP 2013. Fecky menduga hal tersebut disebabkan kesibukan atau potensi gesekan yang lebih besar.
“Jalan tengah yang bupati ambil adalah menghindar. Tapi sesungguhnya pemerintah punya tanggung jawab besar terhadap masyarakat Rote Ndao untuk mencari jalan terbaik,” pungkasnya.(*)






gas gas gas gas