
Mersianus Tite Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Rote Ndao. (Foto: Istimewa).
BO’A | Nemberalanews.com – Permasalahan akses jalan menuju Pantai Oemau di Desa Bo’a, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menjadi sorotan utama bagi masyarakat setempat.
Pantai Oemau, sebagai salah satu destinasi pariwisata potensial di Rote Ndao, memerlukan solusi yang damai dan konstruktif untuk mengatasi kendala ini.
Mersianus Tite, Wakil Ketua Komisi III DPRD Rote Ndao dari Fraksi Partai Hanura, menekankan pentingnya mencari solusi terbaik bagi semua pihak terkait.
Baca Juga: Jalan ke Pantai Oemau: Antara Polemik, Akses, dan Pembangunan
Dalam pernyataannya, Mersianus mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersatu kembali dan saling mendukung demi kemajuan ekonomi pariwisata di Rote Barat.
“Untuk mendukung ekonomi pariwisata di Rote Barat, kita perlu dukungan semua pihak. Saya mengajak semua stakeholder untuk kembali bersatu dan saling mendukung,” ujar Mersianus Tite saat ditemui Nemberalanews.com, Senin (3/11/2025) di kediamannya.
Kata Mersianus dengan kerja sama yang solid, potensi pariwisata di Rote Ndao dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Investasi yang berkelanjutan diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru dan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan keterampilan dalam sektor pariwisata”, imbuhnya
Wakil Ketua Komisi III menambahkan Dampak positif dari investasi ini tidak hanya terbatas pada peningkatan ekonomi, tetapi juga pada pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas.
“Masyarakat akan memiliki kesempatan untuk belajar dan mengembangkan diri, sehingga mampu bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif, tambahnya.
Selanjutnya Mersianus mengajak semua elemen mari kita bergandengan tangan untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi Rote Ndao.
“Dengan dukungan dan partisipasi aktif dari semua pihak, kita dapat mewujudkan potensi pariwisata yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat”, tutupnya.(*)





lemaaaah